ragamoto.blogspot.com – Dear pembaca sekalian, perusahan otobus yang satu ini
memang sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu gudang bus langka di
Indonesia, dan seakan sudah menjadi tradisi karena memang sejak tahun
70an Po OBL (Safari Dharma Raya) selalu mempunyai armada istimewa yang
speknya jauh di atas bus lain di masanya, sebut saja Mercy OF 1113 Ex
PATA (CBU Singapore), Mitsubishi BM 115 (CBU Korea), Ford Metsec, MAN dll.
Nah
kali ini kita kan membahas salah satu Chasis bus langka yang dipelihara
oleh Po OBL, Chasis ini adalah Mercedes Benz OH 1829/2629, yang di
datangkan pada tahun 1999 dan beroperasi 2001, karena Mercedes Benz
Indonesia tidak menjual chasis ini, besar kemungkinan chasis ini masuk
merupakan pesanan khusus, atau mungkin masuknya lewat jalan IU (Importir
Umum).
Tercatat OBL memiliki 4 unit
chasis OH 2629 dengan nopol B 7168 DD, B 7168 MV, B1768 NM, dan B 1768
MT , semua unit tersebut menggunakan body setra Adiputro dan bermarkas
di Pool OBL Kebayoran, pada masanya chasis digunakan untuk trayek jarak
jauh Jakarta – Denpasar . Untuk trayek ini memang OBL selalu menyediakan
armada istimewa, selain OH 1829/2629 , OBL juga Mengoperasikan Armada
Neoplan, MAN 18.310 HOCL, dan Scania K124 Van Hool . Engine Mercy OH 1829, V Engine configuration with double exhaust. Dok Pande BayuSelain
langka, keistimewaan dari chasis OH 1829 adalah pada sektor engine,
dimana OH 1829 dilengkapi dengan mesin diesel Mercedes Benz OM441LAIII/I
yang berkonfigurasi V6 , dengan tambahan turbo intercooler , power
maksimalnya mampu mencapai 290 HP (213 kW), jauh lebih besar daripada
big bus di masanya yang hanya sekitar 210 hp. Oh ya mesin ini sangat
mudah dikenali karena konfigurasinya V engine dengan knalpot double,
bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Chasis OH 1829 , dengan double exhaust. Dok Pande BayuTenaga
dari mesin kemudian disalurkan ke roda via transmisi manual 6
percepatan yang sudah dikontrol secara elektris, sedangkan untuk sektor
pengereman OH 1829 sudah dilengkapi dengan ABS, Retarder dan Intarder,
lagi lagi melebihi bus di zamannya, mengingat pada saat itu rata rata
bus hanya mengandalkan rem konvensional + exhaust brake saja .
Untuk
sektor kaki kaki, Mercedes Benz OH 1829 mengandalkan built in Air
Suspension, hmm pantas saja chasis ini dipasang untuk rute jarak jauh,
karena memang nyaman. Seakan belum cukup mekanik OBL kemudian juga
melakukan modifikasi dengan melakukan penggantian kaki – kaki, sehingga
GVW nya meningkat jadi 26 ton, modifikasi ini dilakukan supaya bus bisa
membawa bagasi lebih banyak tetapi tidak terlalu berpengaruh pada ban,
karena modifikasi inilah kemudian Chasis OH 1829 sering juga disebut OH
2629 . Untuk
sektor interior, chasis ini juga mempunyai bentuk dashboard yang
berbeda dengan bus Mercy umumnya seperti Mercy OH 1518 King dan Mercy OH
1521 Intercooler, bentuk dashboardnya lebih mirip dengan Mercy OH 1632 milik Blue Star .
Namun
sayang, seriring berjalannya waktu, satu per satu Mercedes Benz OH 1829
akhirnya tumbang juga dan dikandangkan oleh OBL, karena ketika
mengalami kerusakan, spare partnya langka dan mahal, 3 unit mangkrak di
pool OBL Kebayoran, tinggal 1 unit nopol B 1768 MT yang masih mengaspal,
tapi kemudian di rebody dengan model Travego buatan Karoseri Morodadi Prima.
ragamoto.blogspot.com – Dear pembaca tersayang, sebagai salah satu brand yang
sudah lama berkecimpung di pasar komersial Indonesia, Mercedes – Benz
mempunyai cukup banyak produk legendaris yang hingga kini banyak
dikenang oleh rakyat Indonesia, jika di segmen truk ada Mercy Bagong
maka untuk segmen bus Mercedes Benz OF 1113 lah jagoannya.
Mercedes
Benz OF 1113 pertama kali diluncurkan di Brazil pada tahun 1970, dan
baru masuk indonesia pada tahun 1971 , pemilik pertama bus model ini
adalah PPD (Perum Pengangkutan Djakarta), memasuki medio 70an perlahan
tapi pasti Mercy O F1113 pun menggeser kepopuleran Chevrolet, Dodge ,
Mercy Lp911 dan Mitsubishi Fuso T653 yang menjadi raja jalanan di era
70an
Mercedes Benz OF 1113 A milik Mayasari BaktiMercedes Benz OF 1113 (Generasi Pertama)
Selama
masa edarnyadi Indonesia tercatat ada 3 generasi Mercy OF 1113 yang
mengaspal di jalanan, yang pertama adalah Mercedes benz OF 1113 A, mudah
dikenali dari chasis nya yang bantet, wajar saja mengingat whellbase
nya hanya 4570mm, Untuk generasi pertama ini sering juga disebut dengan
nama Mercy OK .
Mercy OF 1113 generasi pertama ini mudah dikenali
dari warna mesin dan rangka masih bercat merah, dengan jumlah baut roda 8
buah, oh ya Mercy OF 1113 generasi pertama masih belum dilengkapi
dengan power steering dan rem juga belum full air brake.
OF
1113 generasi pertama menggunakan mesin yang sama dengan truk Mercy
Bagong yaitu mesin diesel legendaris OM352 , berkonfigurasi 6 silinder
naturally aspirated, dengan kapasitas mesin 5.638 cc , bertenaga 130 hp
@2800 rpm dan torsi maksimal 363 nm @1700 rpm.
Selain mesin OM
352, Mercy OF 1113 juga memiliki bentuk dashboard yang serupa dengan
versi Mercy bagong, dimana indikatornya hanya berupa dua lingkaran saja ,
seperti terlihat pada foto di bawah ini .
dashboard Mercy Of 1113 generasi pertama
Mercedes Benz OF 1113 (Generasi Kedua)
Pada tahun 1986 kemudian muncullah generasi kedua dari Mercedes Benz OF
1113, OF 1113 generasi kedua ini mudah dikenali dari baut roda yang
berjumlah 10, selain itu mesin dan chasis sudah di cat dengan warna
hijau, bukan merah spt generasi sebelumnya , dashboard juga dirubah ,
tidak lagi hanya berupa dua lingkaran seperti truk bagong, namun sudah 3
lingkaran seperti milik Mercy OH series.
Pada Generasi terakhir
OF 1113 , mesin kembali diupgrade menggunakan mesin OM 366 A yang sudah
dilengkapi Turbo, tenaga pun naik hingga 170 hp, rem sudah full air dan
dilengkapi dengan power stering.
Namun untuk versi pesanan
pemerintah (Body GMM), Mercy OF 1113 generasi kedua ini mempunyai 3
pilihan mesin, ada yang bermesin OM 352, OM 366 (polos tanpa turbo) atau
OM 366
A. Perbedaannya di posisi kap mesin, yang mesin OM 366A kap
mesin tinggi dan miring.
Mercy OF 1113 milik Po Sinar Dempo
Era
80an merupakan masa keemasan mercy OF 1113, dimana bus ini sangat laris
dan menjadi armada andalan oleh banyak PO di indonesia baik itu untuk
Bus Kota, Bus Pariwisata, Bus AKDP dan Bus Akap.
Beberapa
keunggulan dari Mercy OF 1113 adalah mesin yang bandel dan irit, dimensi
bus pun termasuk besar di era itu sehingga bisa memuat penumpang lebih
banyak. Chasis bus ini juga didesain flexible dan tidak kaku seperti
truk, peredaman shock juga cukup empuk sehingga banyak disukai oleh
penumpang. Maka tak heran jika di masa itu banyak juga mercy OF yang
dijadikan armada bus patas juga.
Mercy OF milik Po ANSMercy
OF 1113 juga dikenal stabilitasnya ketika melibas medan medan
pegunungan, hal ini dikarenakan Mercy OF1113 sudah menggunakan
stabilizer di Chasisnya, dimana stabilizer menggunakan batang baja bulat
untuk beban torsi (puntiran) murni yang disambung dengan lengan ayun.
Dengan
semua keunggulan tersebut Mercy OF1113 pun mulai menggeser dominasi bus
bus Amerika seperti Dodge , Chevrolet dan Ford yang tadinya banyak
dipakai oleh perusahaan otobus di Indonesia. di era peralihan ini Mercy
OF1113 pun menjadi tren baru di era itu
Kejayaan mercy OF baru
meredup di medio 90an, pasca chasis ini dihentikan produksinya di
Indonesia, pasar yang ditinggalkan Mercy OF inilah kemudian menjadi
bancakan bagi Hino AK, Nissan CB, dan Mitsubishi BM .
Namun
meskipun sudah lama dihentikan produksinya, dengan perawatan yang
telaten masih banyak chasis Mercy OF yang masih beroperasi hingga kini,
terutama untuk bus bumelan. Bukti bahwa chasis ini memang legendaris.
ragamoto.blogspot.com – Kiprah Australia di dunia perbisan Indonesia tidak bisa
dipandang sebelah mata, karena bisa dibilang Australia lah salah satu
negara yang berjasa dalam kemajuan bus Indonesia selain Amerika, Jerman
dan Jepang.
Peran Australia sudah dimulai sejak akhir dekade 50an,
ketika Australia memberi bantuan 250 bus diesel untuk Indonesia,
terdiri dari 150 unit Leyand Comet dan 100 unit Leyland Tiger Cub. Bus
inilah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya PPD.
Bus
buatan Australia kembali mencuat di dunia perbisan Indonesia tahun
1990, ketika pemerintah Indonesia kembali mendatangkan puluhan unit Bus
Mercedes Benz OH 408 berkaroseri Volgren Australia. Karoseri Volgren
sendiri merupakan salah satu karoseri besar di Australia yang bermarkas
di Queensland.
Bus-bus ini secara khusus didatangkan ke Indonesia
untuk memenuhi kebutuhan bus yang layak untuk melayani tamu-tamu negara
saat KTT Gerakan Non Blok di Jakarta tahun 1991. Ada yang didatangkan
dalam bentuk Completely Built Up (CBU) ada pula dalam bentuk Completely
Knock Down (CKD) Setelah
KTT Non Blok selesai, sebagian besar bus Volgreen kemudian dioperasikan
oleh Damri dan PPD untuk bus kota, namun ada juga yang disebar di
berbagai Kementrian Pemerintah sebagai bus dinas mengingat bus ini
memang speknya cukup Istimewa dibanding bus lain di masanya.
Inilah
era baru bus kota Jakarta. Untuk bus reguler, kabin penumpangnya hanya
untuk 42 penumpang duduk, dengan konfogurasi kursi 2 di sisi kiri dan 2
di sisi kanan memanjang enam baris.Dengan konfigurasi demikian ruang di
tengah bus, yang diapit jajaran kursi lebih lapang. Belum lagi masih
ada ruang lowong tepat di depan kursi deretan belakang bus. Bus buatan
Volgren ini bisa menampung penumpang berdiri lebih banyak dibandingkan
bus pada umumnya saat itu.
Sementara untuk bus Patas AC, kabin
penumpang didesain hanya untuk penumpang yang duduk. Gang antara deret
kursi di sisi kanan-kiri bus dengan konfigurasi kursi 2-3
Diantara
keistimewaan Bus-bus berkaroseri Volgren, adalah bodynya yang dibuat
menggunakan plat alumunium sehingga lebih ringan dan tahan korosi,
terbukti hingga puluhan tahun kemudian masih banyak bus buatan volgreen
yang kondisi bodynya cukup baik.
Keunggulan lainnya adalah
modelnya yang mengkotak, sehingga space di dalamnya juga jauh lebih lega
jika dibanding bus lain di masanya, secara sekilas bus ini juga
berdimensi lebih besar dibanding bus kota biasa.
Untuk urusan
chasis, Mercedes -Benz OH 408 Volgreen dibangun di atas chasis Mercedes –
Benz OH 1518, selangkah lebih maju mengingat pada saat yang sama
kebanyakan bodi bus Mercedes-Benz yang beredar di Indonesia adalah OH
306 Prima berbasis chasis Mercedes-Benz OH 1113.
Bus Kota AC model OH 408 Volgren milik PPD
Pada
era 90an bisa dibilang Volgren merupakan bus kota paling favorit
karena kenyamanannya, bahkan saking populernya kemudian ada karoseri
lokal yang membuat model serupa.
Volgren lokal ini dibuat oleh
Karoseri Starion dari Cirebon, ciri cirinya adalah model jendela nya
yang cenderung kotak bersudut, Selain itu material bodi yang digunakan
berbeda, Bus Volgren asli menggunakan aluminium sedangkan Volgren
Starion menggunakan paduan pelat besi dan dempul seperti karoseri
umumnya karoseri di Indonesia.
Kiprah OH 408 Volgren sebagai bus
kota tergolong cukup panjang, karena baru dihentikan operasinya pada
tahun 2016, 25 tahun setelah dipakai. bahkan ketika dihentikan
operasinya kondisi pelat body masih terlihat cukup baik 😀 .
Namun
ternyata masih ada lho Bus Volgren yang masih beroperasi , karena ada
satu unit Volgren eks kemenhub yang kemudian dibeli oleh Po Mulyo solo,
bus ini kemudian dipakai untuk ngeline harian di jalur Jogja – Solo ,
nah bagi yang pengen nyobain bus legendaris ini tak ada salahnya kapan
kapan hunting ke Jogja/Solo untuk nyobain bus ini.
ragamoto.blogspot.com – Selama 10 tahun terakhir ini bisa dibilang Karoseri
Tentrem memang sedang naik daun, jika dulu Karoseri Tentrem hanya
meproduksi model sesuai permintaan/tren, kini sudah berani menyodorkan
model desainnya sendiri, dan ternyata mendapat sambutan hangat dari
pasar, bahkan kini bisa dibilang Karoseri Tentrem menjadi salah satu
karoseri terpopuler di Indonesia, untuk memperkenalkan produknya,
Karoseri Tentrem juga rajin berpartisipasi dalam berbagai pameran
otomotif besar di Indonesia.
Tahun ini menjadi tahun kedua karoseri Tentrem Malang berpartisipasi pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019,
untuk tahun ini Karoseri Tentrem memboyong tiga model bus untuk
dipamerkan yaitu Max HDD , Avante dan yang paling fenomenal adalah
Avante Double Decker , bus double decker pertama buatan Karoseri
Tentrem.
Bus Avante Double Decker
pertama ini dibangun di atas chasis Scania K410 yang sudah tidak
diragukan lagi kenyamanannya, fyi chasis ini merupakan salah satu chasis
favorit untuk platform bus double decker, selain nyaman Chasis Scania
K410 juga dikenal stabil dan bertenaga, apalagi Scania K410 sudah
dilengkapi dengan triple axle, sehingga mampu membawa beban body double
decker yang tentunya lebih berat dari body bus single decker. Avante Double Decker . Dok Prasetyo AdiDengan
kelir putih yang elegan sekilas melihat memang seperti Avante hdd yang
ditinggikan menjadi double decker, karena desain fascia depan dan
kacanya memang sangat mirip, namun jika kita jeli melihat, sebetulnya
Karoseri Tentrem memberikan beberapa update seperti headlamp model baru
yang lebih menyudut sehingga menampilkan aksen lebih dinamis dan tajam.
Begitu juga dengan kaca bagian atas yang tidak lagi landai tapi tampil
lebih tegak.
Denger denger nih bus yang satu ini sudah dipesan
oleh salah satu po besar asal Jawa Timur, dan tidak hanya satu unit saja
namun ada beberapa unit dengan model yang sama, well mari kita lihat
saja besok digunakan line mana.
ragamoto.blogspot.com – Sobat bismania, beberapa tahun terakhir ini dunia perbusan Indonesia memang sedang gandrung dengan model bus bertopi/bando,
diawali oleh Karoseri Adiputro dengan Jetbus SHD, tren ini kemudian
menyebar ke semua karoseri di Indonesia, yang akhirnya mengeluarkan
model bus bertopi rancangan mereka sendiri, kami mencatat tak kurang
dari 11 model bus dari berbagai karoseri di Indonesia menggunakan topi, tak bisa dipungkiri memang permintaan pasar akan model ini sangat tinggi.
Sebetulnya
tidak ada yang salah dengan bus bertopi/bando, karena model ini memang
sedang tren dan banyak disukai baik oleh penumpang maupun oleh owner
bus, apalagi jika dilihat secara sekilas bus bertopi memang kelihatan
lebih keren dan lebih gagah di banding bus non topi, bahkan pada awal
awal keluar dulu, banyak orang mengira bus bertopi/shd merupakan bus
tingkat.
Tanpa Bando, Pandangan Luas ke Depan.
berbando, pandangan terhalang bando
Hanya
saja bagi sebagian kalangan penumpang dan bismania topi ini menjadi
salah hal yang tidak disukai karena adanya topi/bando bus tersebut
menghalangi pandangan penumpang ke depan,
Kebayang kan bosennya selama
perjalanan ber jam – jam cuman mandangin bando yang melintang depan
kaca, apalagi jika ditambah sekat 😂, bukan rahasia lagi memang ada tipe
penumpang yang kalau naik bus harus lihat kedepan, begitu juga dengan
para bismania yang hobby duduk di kursi hotseat agar bisa menyaksikan
aksi sopir di jalanan. Sehingga tak jarang mereka lebih memilih body bus
agak lawas yang belum memiliki topi/bando.
Nah kalau pembaca
semua, gemar yang mana, bus berbando atau yang tanpa bando ?. kalau
awansan sih tetep demen yang tanpa bando hahaha, tapi semua kembali lagi
ke selera masing masing 😀 , bagi yang suka juga boleh boleh aja .
ragamoto.blogspot.com – Setelah membahas tim duet PO HafanadanPO Kalisari, beralih ke pemain babat alas jalur Surabaya – Semarang yakni PO Jaya Utama bagaimana sejarah dan profilnya, simak selengkapnya berikut ini.
Sejarah PO Jaya Utama
Berbicara soal denyut perekonomian Jawa Timur memang paling aktif di daerah Surabaya – Malang, terbukti jalur tersebut menjadi jalur awal dibukanya jalur bus patas untuk mendukung mobilisasi yang cukup tinggi.
Namun, untuk jalur Surabaya – Semarang dalam hal ini pantura via Tuban juga tak kalah aktif kala itu, sehingga dibukalah jalur tersebut dengan para pemain yang bersaing cukup ketat.
Sederet nama PO hadir, namun jalur ini lebih dulu dirintis oleh PO Mandala Sari dengan menghadirkan mesin dari Hino AK, RK, hingga Mercedes Benz OH.
Pemain lainnya yaitu Trigaya Putra dengan Nissan RB dan CB nya. Setelah itu, keduanya hilang dari peredaran dengan masuknya Jaya Utama dan Jawa Indah dengan armada Mercedes Benz OH.
Disusul dengan Sinar Mandiri (Restu Group) dan Widji Lestari dengan Hino AK, dan Nusantara dengan Scania dan Hino RG.
Diawal persaingan PO Jaya Utama hanya berbekal 5 armada saja, peninggalan sang suami, wanita yang akrab disapa Bu Dhe ini dengan giat terus bertahan.
Bersaing dengan jajaran PO Besar seperti Mandala Sari dan Trigaya Putra yang saat itu menggunakan armada yang terbilang baru, bukanlah hal mudah bagi Bu Dhe yang setiap hari melakukan kontrol terhadap armadanya.
Semua masih eksis hingga kini, namun karena Trigaya Putra kalah bersaing akhirnya PO Trigaya Putra berhasil diakuisisi oleh PO Jaya Utama.
Pernah mencoba jalur baru yakni jalur tengah dengan trayek Surabaya – Yogya, namun pada akhirnya jalur tersebut dilepas ke Eka Mira yang masih ada hubungan saudara pada awal 2000an.
Akusisi PO Indonesia
Meski gagal dengan jalur Surabaya – Jogja, namun disisi lain kembali berhasil mengakusisi salah satu PO jalur Surabaya Semarang yang tak lain adalah PO Indonesia.
Di tahun 1970 – 1980 PO Indonesia merupakan salah satu dari dua PO yang dapat dikatakan babat alas untuk jalur Semarang- Surabaya yang mana berduet dengan PO Adam yang telah lama vakum.
Memiliki garasi di Jl. Raya 39 Lasem, maka tak heran jika banyak dijumpai armada yang memiliki plat nopol K. Barulah menjelang awal 1990an PO Jaya Utama memboyong armada PO Indonesia masuk ke garasi Surabaya.
Garasi Surabaya tepatnya di Jl. Ngangel 181-183 untuk kemudian bermutasi ke plat nopol L, sementara itu, pool Lasem ditutup secara permanen.
Menghadirkan armada bumel Morodadi OF AK 174 dan juga AC Tarif Biasa dengan armada Hino RK.
Di tahun 1990 PO Indonesia sempat membuka trayek Rempang – Pati – Jakarta dengan menghadirkan kelas Executive namun juga tak bertahan lama.
Kemudian, pasca diakuisisi oleh PO Jaya Utama dalam hal ini armada dan juga ijin trayek menjelang tahun 2000, PO Indonesia dan PO Jaya Utama menjadi satu managemen dibawah naungan PT Jaya Utama Indo seperti yang kita ketahui sekarang. CMIIW 🙂
Melayani tiga macam kelas armada dari bumelan, ATB, hingga Patas dengan jumlah ratusan armada yang melayani berbagai tujuan dari Surabaya ke kota kota di Jawa Tengah.
Akusisi PO Tjipto
Di tahun 1991 PO Jaya Utama juga pernah membuka jalur Jakarta – Surabaya – Malang setelah membeli trayek PO Tjipto kemudian menggunakan nama Tjipto Utama.
Selang beberapa tahun kemudian, berganti nama PO Jaya Utama dan mengembangkan trayeknya hingga Denpasar dengan rute Jakarta – Surabaya – Denpasar dengan keberangkatan dari Terminal Pulogadung.
Armada Bus PO Jaya Utama
Foto kenangan PO Jaya Utama era 80an, khas dengan kaca lengkung dan plat samping bergelombang bermesin Mitsubishi BM dan dibalut oleh bodi milik Karoseri Morodai.
Bus Jaya Utama Klasik (Pict by IG busklasik)Bus Jaya Utama Tahun 1984 Surabaya – Solo (Pict by FB Kang Bagus )
Di tahun 1991 bus yang memiliki penggemar sebanyak 12 ribu anggota di akun FB Jaya Utama Indo ini juga sempat membuka trayek Jakarta – Denpasar dengan menghadirkan armaada menggunakan mesin Mercedes Benz OH Prima.
Bus Jaya Utama 1991 (Pict by IG busklasik)Bus Jaya Utama 1991 (Pict by IG busklasik)
Di tahun 90an, juga pernah menghadirkan bus berbodi Laksana dengan mesin Mercedes Benz OH Series.
Bus Jaya Utama Klasik (Pict by IG busklasik)
Kini, memasuki era kejayaan PT Jaya Utama Indo berhasil mengusung berbagai armada terbaru keluaran karoseri Tentrem dan juga Laksana dalam bus Indonesia maupun Jaya utamanya sendiri.
Untuk livery jelas sangat berbeda dengan era tahun 80-90an yaaa teman, kini membawa kesan segar dan fresh dengan warna-warna cerah, merah dan biru.
Dari karoseri Tentrem menghadirkan model Tentrem Max, Actor, Scorpion X, Scorpion King, dan Avante HDD.
Bus Jaya Utama Max Tentrem (Pict by IG sambade_official)Bus Jaya Utama Actor Tentrem (Pict by IG itsbull_14)Bus Jaya Utama Scorpion King Tentrem (Pict by IG kodok_pushup)Bus Jaya Utama Scorpion X Tentrem (Pict by IG irfanms_20)Bus Jaya Utama Avante HDD Tentrem (Pict by IG akashidiyaskun23)
Sedangkan dari Karoseri Laksana menghadirkan model Discovery, dan Legacy SR2 HD Prime.
Bus Jaya Utama Discovery Laksana (Pict by IG cbdirgantara)Bus Jaya Utama Legacy SR2 HD (Pict by IG mfem_2328)
Tak hanya Karoseri Tentrem dan Laksana juga, PO Jaya Utama juga menghadirkan armada dengan bodi Zeppelin G3 asli karoseri Gunung Mas.
Bus Jaya Utama Zeppelin G3 Gunung Mas (Pict by IG newturachman)
Bertambah pula anggota keluarga dari karoseri Trisakti berbodi Ultima 2.
Bus Jaya Utama Ultima 2 Trisakti (PIct by IG cbdirgantara)
Trayek/ Rute Bus PO Jaya Utama
Surabaya – Kudus – Semarang
Surabaya – Kudus – Jepara
Surabaya – Malang
Surabaya Osowilangun – Cepu
Surabaya Bungurasih – Cepu
Surabaya Osowilangun – Purwodadi
Surabaya Osowilangun – Bojonegoro – Cepu
Cepu – Bojonegoro – Surabaya Osowilangun – Malang
Alamat dan Kantor Pusat
Jl. Kalianak No.75, Morokrembangan, Kec. Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60183
(031) 7480353
Nah itu dia sejarah dan profil singkat milik PO Jaya Utama, jika dulur mempunya informasi tambahan silakan tulis di kolom komentar ya.
Kami menerima kritik dan saran yang membangun guna perbaikan penulisan artikel selanjutnya. Terimakasih dan jangan lupa Ayo Naik Bis 🙂
ragamoto.blogspot.com– Morodadi Prima Double Decker akhirnya rilis 27/05/2019 yang merupakan bus tingkat dengan chassis Mercedes Benz OC 500 RF 2542, berikut ini reviewnya.
Morodadi Prima merupakan karoseri tertua di Malang, dan merupakan salah satu karoseri terbesar di Indonesia.
Beberapa produk yang cukup terkenal dari karoseri asal Malang ini adalah Patriot, Zonda, Tourismo, Grand Tourismo, Ventura, Patriotace, dan beberapa unit minibus.
Karoseri ini memang menghadirkan produk yang terbilang masih bercita rasa Daimler Mercedes Benz atau bergaya Jerman.
Namun line up karoseri MP lebih banyak mengambil model Tourismo dan Setra.
Berbeda dengan karoseri Adi Putro yang lebih banyak berkiblat pada model Travego dan Setra.
Kiprah karoseri Morodadi Prima masih terkenal dengan karoseri yang memiliki struktur bodi yang kokoh dan berat.
Hal ini disebabkan oleh penggunakan material pipa dan plat yang lebih tebal jika dibandingkan karoseri lain di Indonesia.
Nah pada waktu yang lalu sudah resmi rilis bus tingkat Morodadi Prima dengan bendera PO. Safari Dharma raya (OBL) dengan nama Grand Tourismo DD.
Bus ini jika dilihat masih menggunakan gaya Daimler – Setra, tepatnya model Setra S 531 DT, berikut ini tampilan Setra Top Class S531 DT.
Keunggulan Setra S 531 DT
Setra S 531 DT ini juga terbilang masih baru, karena bus ini memang rilis pada tahun 2018 lalu dan memang perubahannya tidak terlalu cepat dibandingkan bus Indonesia.
Namun Setra memiliki keunggulan yang belum ada di bus Indonesia, keunggulan itu jika bisa dikembangkan tentunya sangat bagus sekali untuk perkembangan transportasi Indonesia.
Karena bus tingkat Morodadi Prima memiliki aksen dan garis desain yang masih mengacu pada desain Daimler Setra.
Maka kami sebut bus terbaru Morodadi Prima Double Decker ini merupakan Setra dengan kearifan lokal khususnya Malang.
Berikut Detail Morodadi Prima Double Decker:
Tampilan depan bus tingkat Morodadi Prima – OBL, dibuat dengan garis tegas dan radius bagian depan pun tidak begitu landai.
Bus tingkat ini tidak menggunakan topi atau sekat antar kaca depan, sama halnya Skylander milik New Armada.
Morodadi Prima Double Decker
Bukan tanpa alasan bus tidak menambahkan sekat atau topi tersebut, menurut pengakuan dari desainer New Armada Bp. Dedi bus tanpa sekat itu untuk memberikan aliran fluida yang lebih baik.
Jadi mungkin itulah alasan Setra pun tidak pernah menambahkan sekat atau topi pada bagian depan.
Dari hal tersebut karoseri New Armada dan Morodadi Prima pun mengimplementasikan model bus tingkat mereka tampil lebih mementingkan fungsi dari pada hanya style.
Trend double glass memang identik dengan sekat, sekat topi atau bando ini dipopulerkan oleh karoseri Marcopolo asal Brazil pada model Paradiso G7.
Paradiso G7, Photo: curbsideclassic.com
Detail Setra vs Morodadi Prima Double Decker
Dari gambar dibawah ini ada beberapa poin yang menjadi perhatian kami untuk bagian depan dan samping dari bus tingkat karoseri Malang Morodadi Prima.
List pada roof masih menggunakan model seperti Grand Toursimo DG dengan ujung lampu berwarna merah. Model desainnya juga sama dengan list di SETRA.
Bodi samping antar lantai atas dan bawah juga memiliki pola yang sama dengan SETRA.
Untuk sisi bagian depan model Morodadi Prima sedikit memoles bentuknya sehingga tidak sama persis dengan SETRA.
Plat Almunium pada sekat antar kaca memiliki bentuk yang mirip, hanya saja ditambahkan text Morodadi Prima sebagai penghias.
Garis desain grill depan juga mirip, hanya saja jenis lampu yang digunakan berbeda dengan aslinya. Morodadi menggunakan model lampu yang digunakan oleh Legacy Sky SR 2. Begitu pula bentuk bumper juga mirip dengan Setra namun foglamp yang digunakan menggunakan model foglamp dari Jetbus 3+ karoseri Adi Putro.
Garis desain pada sisi kaca bawah juga mirip dengan model SETRA hanya saja ujung pada garnisnya dibuat lebih besar karena untuk Text Morodadi yang juga lebih besar.
Perbandingan Setra VS Morodadi Prima
Beralih kebagian belakang bus ini, ada beberapa detail yang juga terinspirasi dengan model Setra yaitu pada sisi kap mesin.
Pada bagian lampu belakang yang merupakan kombinasi dari lampu karoseri lain di Indonesia yaitu rearlamp dari Laksana.
Dibagian belakang juga ada beberapa aksen yang masih terinspirasi oleh SETRA antara lina sebagai berikut.
Bentuk potongan kaca belakang yang memiliki sudut seperti SETRA hanya saja emblem Morodadi diletakan dibagian dalam kaca, sedangkan model SETRA diletakan secara 3D (Ditiru oleh Adi Putro)
Potangan garis kaca samping sisi belakang juga mirip yang membentuk radius seperti huruf C. Dan ada tambahan satu stop lamp di tengah spoiler.
Kisi-kisi udara juga terdiri dari dua komponen hanya saja untuk model bus tingkat Morodadi keduanya berlubang dan untuk Setra hanya dibagian yang bawah saja.
Bumper memiliki garis desain yang sama hanya karena peletakan plat nomor yang berbeda dan juga jenis lampu belakang juga berbeda sehingga ada sedikit penyesuaian. Model lampu yang digunakan pun juga sama dengan yang sudah di gunakan oleh Legacy SR 2 karoseri Laksana.
Morodadi Prima Vs Setra Belakang
Pada kedua model ini peletakan muffler tidak di ekspose, posisi knalpot diletakan dibagian bawah dan lubang pembuangannya juga mengarah kebawah.
Bus Tingkat OBL
Nah itu tadi sekilas mengenai Review dari bus tingkat Morodadi Prima, Malang yang kami khususkan hanya untuk bagian eksteriornya saja.
Untuk bagian interior mungkin akan banyak sekalian penyesuaian sesuai dengan permintaan dari PO yaitu Safari Dharma Raya.
Jika informasi ini bermanfaat silakan Anda bagikan dan jangan lupa ikut berpendapat dikolom komentar mengenai pandangan Anda dengan model ini.